Written by Astronacci, December 10, 2020
Pada artikel sebelumnya, kita telah mempelajari berbagai jenis Harmonic Pattern, mulai dari Three Drive Pattern, Bat Pattern, Deep Crab Pattern, Crab Pattern, Butterfly Pattern, hingga Gartley Pattern.
Kali ini, kita akan melihat studi kasus analisa menggunakan Harmonic Pattern pada market GOLD (XAU/USD) dan pasangan mata uang (FOREX), terutama pada time frame besar, untuk mengidentifikasi area pembalikan arah harga (reversal), peluang entry, serta target profit.
Studi kasus pada artikel ini menggunakan time frame besar, seperti Daily (D1) hingga 4-Hours (H4). Alasannya, time frame yang lebih besar cenderung menghasilkan sinyal Harmonic Pattern yang lebih stabil dibandingkan time frame kecil.
Berikut beberapa keunggulan menggunakan time frame besar:
Sementara itu, penggunaan time frame kecil, seperti M5, M15, atau M30, memiliki beberapa kelemahan:
Baca Juga: Analisa GOLD (XAUUSD) Menggunakan Harmonic Pattern: Studi Kasus Februari 2017
Berikut beberapa Harmonic Pattern yang berhasil diidentifikasi pada market GOLD dan FOREX 2017:
13 Maret 2017 (SEBELUM)

11 Mei 2017 (SETELAH)

Chart di atas menunjukkan:
Studi kasus ini menunjukkan bahwa harga GOLD (XAU/USD) berhasil bergerak sesuai proyeksi setelah pola Bearish Gartley selesai terbentuk. Area PRZ dapat dimanfaatkan trader sebagai acuan untuk mencari peluang entry sell, sedangkan target profit ditentukan menggunakan proyeksi Fibonacci sesuai struktur Harmonic Pattern.
18 April 2017 (SEBELUM)

26 April 2017 (SETELAH)

Chart di atas menunjukkan:
Studi kasus ini menunjukkan bahwa harga FOREX AUD/NZD berhasil bergerak sesuai proyeksi setelah pola Bullish Bat selesai terbentuk. Area PRZ dapat dimanfaatkan trader sebagai acuan untuk mencari peluang entry buy, sedangkan target profit ditentukan menggunakan proyeksi Fibonacci sesuai struktur Harmonic Pattern.
Baca Juga: Analisa GOLD (XAUUSD) Menggunakan Harmonic Pattern (II): Studi Kasus Maret 2017
8 Mei 2017 (SEBELUM)

9 Mei 2017 (SETELAH)

Chart di atas menunjukkan:
Studi kasus ini menunjukkan bahwa harga FOREX NZD/JPY berhasil bergerak sesuai proyeksi setelah pola Bearish Butterfly selesai terbentuk. Area PRZ dapat dimanfaatkan trader sebagai acuan untuk mencari peluang entry sell, sedangkan target profit ditentukan menggunakan proyeksi Fibonacci sesuai struktur Harmonic Pattern.
5 Mei 2017 (SEBELUM)

10 Mei 2017 (SETELAH)

Chart di atas menunjukkan:
Studi kasus ini menunjukkan bahwa harga FOREX EUR/USD bergerak sesuai proyeksi setelah pola Bearish Deep Crab selesai terbentuk. Area PRZ dapat dimanfaatkan trader sebagai acuan untuk mencari peluang entry sell, sedangkan target profit ditentukan menggunakan proyeksi Fibonacci sesuai struktur Harmonic Pattern.
Baca Juga: Cara Membaca Pola Candlestick dengan Price Action
2 Juni 2017 (SEBELUM)

5 Juni 2017 (SETELAH)

Chart di atas menunjukkan:
Studi kasus ini menunjukkan bahwa harga FOREX EUR/USD bergerak sesuai proyeksi setelah pola Bearish Butterfly selesai terbentuk. Area PRZ dapat dimanfaatkan trader sebagai acuan untuk mencari peluang entry sell, sedangkan target profit ditentukan menggunakan proyeksi Fibonacci sesuai struktur Harmonic Pattern.
Area Potential Reversal Zone (PRZ) merupakan titik terpenting dalam Harmonic Pattern karena menjadi area yang diperkirakan sebagai lokasi pembalikan arah harga.
Namun, perlu dipahami bahwa harga tidak selalu langsung berbalik setelah memasuki area tersebut, sehingga trader tetap perlu menunggu konfirmasi sebelum mengambil keputusan trading.
Berikut beberapa kemungkinan yang dapat terjadi ketika harga memasuki area PRZ:
1. Harga berbalik arah tepat di area PRZ, sehingga pola Harmonic terbentuk dengan sempurna dan pergerakan harga sesuai dengan trading plan.
2. Harga sedikit melampaui area PRZ sebelum akhirnya berbalik arah. Kondisi ini menunjukkan bahwa market tidak selalu berhenti tepat pada satu rasio Fibonacci, sehingga trader tetap perlu menunggu konfirmasi sebelum melakukan entry.
3. Harga terus bergerak melewati area PRZ tanpa menunjukkan pembalikan arah. Jika kondisi ini terjadi, maka pola Harmonic dianggap gagal (invalid) sehingga trader perlu menjalankan manajemen risiko, termasuk melakukan cut loss sesuai trading plan.
Baca Juga: Cara Hitung Risk Reward Ratio, Strategi Trading Tanpa Boncos!
Melalui beberapa studi kasus di atas, Harmonic Pattern terbukti dapat diterapkan tidak hanya pada market GOLD (XAU/USD), tetapi juga pada market FOREX atau pasangan mata uang untuk mengidentifikasi area reversal, peluang entry, hingga target profit.
Jika Anda ingin lebih memahami Harmonic Pattern dan berbagai metode analisis teknikal lainnya, Anda dapat mengikuti program CAT Institute dari Astronacci.
Dapatkan pembelajaran trading private 1-on-1 bersama analis profesional untuk meningkatkan kemampuan analisis market dan menyusun trading plan yang lebih terarah.
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.
Referensi
1. Materi-materi CAT Institute Program
2. The Harmonic Trader, 1999, by Scott M Carney
3. Harmonic Trading, Volume One: Profiting from the Natural Order of the Financial Markets 1st Edition, by Scott M. Carney
4. Harmonic Trading, Volume Two: Advanced Strategies for Profiting from the Natural Order of the Financial Markets 1st Edition, by Scott M. Carney