Written by Hana Florencia, December 25, 2021
Sehebat apapun teknik yang digunakan pada saat trading, namun yang menjalankan transaksi tetaplah manusia, yang sangat dipengaruhi oleh EMOSI, baik itu EMOSI KETAKUTAN, AMBISI, dan SERAKAH. Maka dari itu musuh utama dari seorang Trader adalah DIRI SENDIRI.
Sering kali, ketika kita open posisi, melihat harga bergerak, dan ternyata kita berada dalam posisi yang benar dan memperoleh profit cukup banyak. Namun, kita mengharap lebih dari yang kita dapatkan, sehingga kita menahan posisi tetap open. Kita berharap terus bergerak sesuai dengan keinginan kita. Namun tiba-tiba harga bergerak reversal dan menyebabkan posisi kita yang semula profit menjadi merugi.
Rasa takut dan serakah yang menjadi kendala utama dalam emosi seorang Trader sehingga Trader tidak dapat mengambil keputusan yang objektif dalam tradingnya. Pada Saat floating profit banyak Trader tidak mau segera merealisasikan profitnya dan beberapa saat kemudian keuntungan tersebut malah berkurang karena bergerak reversal dan ketika di posisi floating loss Trader cenderung menahan dengan harapan harga akan berbalik, dan kenyataannya harga malah makin turun tajam dan berakhir dengan Margin Call.
Rasa takut dan serakah dapat membuat trader mengakhiri karir trading nya begitu cepat dengan kegagalan yang menyakitkan. Rasa takut memang sifat alamiah manusia sebagai pertahanan akan bahaya. Namun rasa takut yang berlebihan juga akan berdampak tidak baik. Jadi rasa takut di perlukan selama dalam prosi yang wajar.
Di dalam trading rasa takut yang wajar dapat diartikan sebagai jika trading plan tidak di laksanakan dengan disiplin maka transaksi akan lebih beresiko. Namun, pada kenyataannya rasa takut dalam OPEN, CUTLOSS, TRAILING STOP dan sebagainya adalah rasa takut yang berlebihan dalam trading.
Alam bawah sadar kita melihat gambaran yang kita berikan dan bertindak sesuai dengan apa yang kita pikir dan rasakan. Rasa takut dan serakah muncul dari alam bawah sadar kita dan bertindak sesuai dengan apa gambaran mental yang kita berikan. Ketika posisi kita sedang floating loss, trader yang takut hanya akan berfokus pada informasi yang membenarkan pendapatnya dan mengabaikan faktor – faktor yang bertentangan dengan pendapatnya. Ketika posisi sudah membaik (floating profit) syukuri apa yang sudah di dapatkan dan atur supaya tidak menjadi Greedy. Jangan biarkan profit yang Anda dapatkan menjadi kerugian akibat ketamakan dalam trading.
RECOMMENDATION FROM EXPERT :
Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.
Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
CALL atau whatsapp dan cari FLO silahkan hubungi DISINI