Written by Astronacci, February 27, 2026
Apakah Astrology Trading benar-benar bisa membantu menentukan timing trading atau hanya sekadar teori kontroversial? Jika Time Trader sedang mencari kebenaran di balik pertanyaan ini, besar kemungkinan Time Trader sudah melewati fase kebingungan dalam membaca timing market. Sudah mencoba berbagai indikator, mengganti strategi berkali-kali, bahkan merasa entry sudah tepat secara teknikal tetapi market tetap berbalik arah. Di titik itu biasanya muncul satu kesadaran, apakah ada faktor waktu yang selama ini diabaikan?
Di sinilah pembahasan tentang Astrology Trading menjadi relevan. Memang, istilah ini sering menimbulkan pro dan kontra karena terdengar seperti ramalan atau sesuatu yang bersifat mistis. Namun dalam praktiknya, Astrology Trading justru lebih banyak berbicara tentang cycle dan timing dibandingkan hal-hal yang tidak terukur. Semuanya dimulai dari tools paling dasar dan paling mudah diamati secara kalender: fase Full Moon dan New Moon. Dua fase ini menjadi fondasi awal untuk memahami bagaimana siklus waktu dapat digunakan sebagai penanda potensi perubahan momentum di market.
Baca Juga: Belajar Trading Astronacci, Ini Konsep Dasar dan Strateginya
Astrology Trading bukan cara meramal harga dan bukan pengganti analisis teknikal. Pendekatan ini membantu Time Trader membaca market dari sisi siklus dan timing. Market tidak bergerak secara acak. Market membentuk trend, lalu koreksi, kemudian masuk fase akumulasi, lalu distribusi. Kadang volatilitas meningkat, lalu kembali tenang. Pola-pola ini terus berulang.
Di sinilah waktu berperan. Astrology Trading menggunakan waktu sebagai penanda ritme, bukan sebagai penentu arah harga. Dengan memahami ritme ini, Time Trader bisa lebih waspada terhadap potensi perubahan momentum tanpa meninggalkan analisis price action.

Ilustrasi Phase New Moon dan Full Moon
(Sumber Gambar: Dokumentasi oleh Astronacci)
Jika Time Trader ingin mulai memahami Astrology Trading, tidak perlu langsung masuk ke konsep yang rumit. Mulailah dari yang paling sederhana, Full Moon dan New Moon adalah tools paling dasar.
Full moon dan New moon memiliki tanggal yang pasti dan mudah diidentifikasi, keduanya menjadi tools paling dasar dalam Astrology trading. Fungsinya bukan untuk menentukan arah harga. Fase ini hanya menjadi penanda waktu. Saat mendekati tanggal tersebut, Time Trader cukup meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan momentum lalu tetap menunggu konfirmasi dari price action.
Full Moon dan New Moon muncul secara konsisten setiap sekitar 14–15 hari. Dengan mengetahui jadwalnya, Time Trader bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan momentum atau kemungkinan reversal yang mendekati fase tersebut.
Namun, apakah setiap fase pasti memicu pembalikan arah? Jawabannya tidak.
Astrology trading bekerja dalam ranah probabilitas, bukan kepastian. Sama seperti indikator teknikal, tidak ada yang 100% akurat. Yang dicari adalah pola berulang dalam jangka panjang. Pendekatan ini melihat market sebagai sistem yang memiliki ritme. Dan fase new moon atau full moon dianggap sebagai salah satu “penanda waktu” dalam ritme tersebut.
Baca Juga: Berhenti Gonta-Ganti Indikator, Yuk Pahami Struktur Pasar
Banyak trader melakukan kesalahan saat menggunakan Full Moon atau New Moon sebagai sinyal entry langsung. Pendekatan seperti ini berisiko tinggi karena trader mengandalkan tanggal tanpa konfirmasi harga. Dalam praktik yang benar, Astrology Trading tidak berdiri sendiri. Time Trader tetap perlu menggabungkannya dengan analisis teknikal seperti:
Support dan resistance
Market structure (higher high, lower low)
Pola price action
Gunakan Full Moon dan New Moon sebagai time filter, bukan sebagai pemicu entry.

Grafik Fase Full Moon
(Sumber Gambar: Dokumentasi oleh Astronacci)

Grafik Fase New Moon
(Sumber Gambar: Dokumentasi oleh Astronacci)
Misalnya, ketika tanggal Full Moon atau New Moon sudah dekat dan harga berada di area resistance atau support yang kuat, Time Trader dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan momentum atau reversal. Namun keputusan entry tetap harus menunggu konfirmasi dari struktur harga.
Dengan pendekatan ini, Astrology Trading membantu Time Trader menyelaraskan waktu dan struktur market. Bukan untuk menebak arah harga, tetapi untuk melatih kesabaran dan memilih timing yang lebih terukur.
Astrology Trading membantu Time Trader untuk:
Lebih sadar terhadap potensi turning point di market.
Melatih kesabaran karena Time Trader belajar menunggu momen yang selaras antara waktu dan struktur harga.
Memberi perspektif tambahan dalam membaca siklus market, sehingga Time Trader tidak hanya bergantung pada satu sudut pandang analisis.
Astrology Trading juga membawa risiko jika digunakan tanpa disiplin, antara lain:
Menjadi terlalu percaya diri dan menganggap tanggal tertentu pasti menghasilkan reversal.
Time Trader juga bisa mengabaikan price action karena terlalu fokus pada siklus waktu.
Kesalahan terbesar terjadi ketika seseorang menganggap fase bulan sebagai penyebab langsung pergerakan harga.
Baca Juga: Belajar Moon Trading: Benarkah Fase Bulan Pengaruhi Pasar?
Time Trader perlu memahami bahwa Astrology Trading bukan alat prediksi mutlak. Pendekatan ini bekerja dalam ranah probabilitas dan timing, bukan kepastian. Ketika Time Trader tetap mengutamakan manajemen risiko dan konfirmasi harga, Astrology Trading dapat menjadi alat bantu yang memperkuat disiplin bukan menggantikannya.
Astrology trading bukan soal percaya atau tidak percaya. Pendekatan ini melihat bahwa market bergerak dalam siklus, dan waktu adalah salah satu variabel penting yang sering diabaikan trader. Time Trader dapat mulai mempelajari penggunaan Full Moon dan New Moon sebagai tools dasar dalam Astrology Trading dengan tetap memperhatikan price action dan manajemen risiko secara disiplin.
Jika Time Trader ingin memahami cara menggabungkan time cycle, planetary timing, dan struktur harga secara sistematis, Time Trader dapat mempelajarinya lebih dalam melalui program edukasi di Astronacci. Anda akan belajar memahami cara membangun framework trading berbasis probabilitas dengan penerapan manajemen risiko yang terukur. Gabung Bersama kami sekarang juga.