Written by Indri Dwi Sapitri, April 17, 2020
Saat seoranga trader mengambil posisi buy ataupun sell dalam trading futures, langkah yang tidak boleh kita lupakan yaitu menentukan batasan risiko kita dan hal ini berkaitan dengan hal yang akan kita pelajari. Nah. risiko tersebut umumnya lebih dikenal dengan mementingkan stop loss dalam trading.
Menguunakan stop loss saat trading sangat bertujuan agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar, stop loss gunanya untuk membatasi jumlah kerugian atau modal habis. jika trading seringkali tersentuh stoploss, carilah teknik lain yang lebih baik pilihlah yang tanpa harus memasang stoploss. syaratnya hanya modal cukup dan besarnya lot mengukur ekuitas.
Stop Loss adalah nilai batasan harga terendah yang ditentukan untuk membatasi kerugian. Saat pergerakan harga menyentuh nilai ini, maka sistem secara otomatis akan menutup order atau posisi tersebut. Meskipun Stop Loss dirancang khusus untuk membatasi kerugian yang mungkin timbul, nyatanya keputusan memasang SL ini menjadi pilihan yang tidak nyaman bagi kebanyakan trader.
Dengan menggunakan Stop Loss, Anda bisa melakukan order untuk melikuidasi posisi secara otomatis jika harga sudah mencapai level tertentu sehingga membatasi potensi kerugian dari suatu transaksi.
Dengan stop loss statis, trader memerintahkan agar posisi trading dilkuidasi jika harga menyentuh level stop loss. Order stop loss yang ditetapkan tidak akan berubah hingga harga menyentuh limit atau stop yang dipasang. Stop loss statis bersifat fix (tetap) pada harga yang ditetapkan dan tidak fleksibel.
Dalam Trailing Stop Loss kita melakukan order level Stop loss yang bergerak fleksibel. Level Stop Loss akan mengikuti pergerakan harga dengan jarak sebesar pip yang ditentukan dalam trailing stop Anda. Dalam trailing stop, level stop loss Anda akan mengikuti posisi entry Anda. Jika pada posisi buy, maka stop loss akan ikut bergerak naik. Sedangkan pada posisi sell, stop loss akan ikut bergerak turun.
Meskipun nanti pergerakan harga tidak menyentuh titik take profit Anda dan malah berbalik arah menyentuh stop loss yang baru, Anda akan tetap meraih profit karena stop loss Anda posisinya sudah lebih tinggi atau lebih rendah dari open posisi Anda di awal. Keuntungan dari Traling Stop adalah besaran kerugian bisa lebih kecil daripada Stop Loss Statis karena jarak level Take Profit dengan Stop Loss bisa menyempit. Namun waktu trading bisa jadi malah lebih singkat saat pasar berbalik arah karena jarak dengan posisi entry yang lebih sempit dari Stop Loss Statis.