Written by Hadi Jumaidi, December 28, 2021
Ide kiat masuk pasar dalam sistem trading ini adalah dengan menunggu hingga terjadi pullback atau retracement. Kondisi retrace selalu akan terjadi akibat tarik menarik antara buyer dan seller. Pada tulisan yang lalu kita telah membicarakan trading dengan cara seperti seorang penembak jitu dan seperti seekor buaya yang sedang menunggu mangsa. Kita juga tahu apa manfaatnya. Buaya, predator yang keberadaannya di bumi jauh lebih tua dari manusia bisa bertahan hingga sekarang karena ’’metode mencari mangsa’’ yang akurat, sabar dan disiplin. Buaya bisa ’’entry’’ dengan tepat hanya pada jenis mangsa yang berkualitas, bukan mangsa kecil-kecil yang jumlahnya banyak tapi kurang berkualitas. Pendekatan ini bisa kita gunakan pada cara kita entry atau masuk pasar.
Ide dari kiat masuk pasar ini adalah ketika Anda telah melihat sinyal trading dari price action atau trend, Anda tidak harus serta merta masuk pada harga pasar saat itu, melainkan tunggulah hingga terjadi pullback atau retracement. Kondisi retrace selalu akan terjadi akibat tarik menarik antara buyer dan seller. Mungkin banyak trader lainnya yang masuk begitu terjadi sinyal, tetapi sebaiknya Anda memberi kesempatan pasar untuk bernafas sejenak. Apa manfaatnya?
Dengan menunggu pasar menarik nafas, Anda akan tahu lebih jelas kemana sentimen pasar selanjutnya hingga memperoleh harga entry yang tepat, atau Anda akan entry dengan optimal. Dengan harga entry yang optimal Anda bisa mengatur level stop (stop loss) lebih ketat hingga Anda bisa menaikkan angka rasio risk/reward. Artinya Anda bisa trade dengan position size yang lebih besar, dan bukan resikonya yang lebih besar. Perlu diketahui bahwa fokus utamanya bukan pada level stop yang ketat, tetapi lebih pada harga entry yang ideal. Level stop ketat bisa diterapkan setelah Anda yakin sentimen pasar selanjutnya. Ingat semakin tinggi risk/reward ratio akan semakin memungkinkan Anda untuk memperoleh profit yang lebih besar.
Mengatur Entry Untuk Menghindari Kena Stop Loss Dini
Keuntungan lain dari entry yang optimal adalah mencegah stop loss yang telah kita tentukan terkena lebih awal. Kita seharusnya tidak buru-buru masuk begitu tampak ada sinyal, melainkan menunggu level entry yang pas setelah kita tahu arah sentimen pasar pada bar berikutnya. Dalam hal ini stop loss bisa kita tempatkan pada level yang paling aman tanpa merubah besarannya yang telah ditentukan sebelumnya berdasarkan resiko kita. Dengan kemungkinan terhindarnya stop loss terkena lebih awal, maka probabilitas profit yang akan kita peroleh akan semakin besar. Jika kita masuk setelah tahu kira-kira kemana arah sentimen pasar, maka level entry kita tentunya akan lebih rendah dari contoh sebelumnya (kita akan buy, dan tentu akan masuk pada level yang serendah mungkin), biasanya pada 50% dari pin bar (50% retrace). Pada contoh diatas terjadi inside bar setelah pin bar yang menunjukkan konsolidasi, tetapi dengan kecenderungan bullish. Dengan entry pada kira-kira setengah level pin bar (50% retrace entry), maka stop loss cukup digeser kebawah tanpa merubah besarannya. Dari pergerakan pasar selanjutnya, kita bisa memperoleh profit sekalipun dengan risk/reward ratio 1:2.
Kesimpulan dalam artikel ini adalah :
RECOMMENDATION FROM EXPERT:
Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.
Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
CALL atau whatsapp dan cari HADI silahkan hubungi di SINI
https://api.whatsapp.com/send?phone=6287777744722&text=&source=&data=