Written by Dewi Tiodor, December 07, 2021
Lalu bagaimana cara memulai investasi ? Tentunya dengan berkenalan dengan jenis pilihan investasi yang bisa di sesuaikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi anda sekarang.
Berikut penjelasan dari Jenis Investasi :
Properti ini bisa berupa bangunan (rumah, ruko, atau apartemen) dan tanah. Nilai bangunan mungkin bisa saja menurun karena usia, namun nilai tanah relatif meningkat setiap tahunnya. Investasi properti memiliki poin plus dan minusnya.
Keuntungan bisnis properti yang pertama adalah bahwa properti yang dibeli bisa jadi aset. Maksudnya adalah properti yang dimiliki bisa menghasilkan pasif income jika disewa atau dikontrakan dan memiliki nilai jual. Properti yang dimiliki juga bisa dijadikan sebagai jaminan untuk meminjam uang dibank.
Jika ada yang bertanya jenis investasi apa saja yang digemari di Indonesia, maka salah satu jawabannya adalah emas atau logam mulia. Sifatnya yang mudah diuangkan atau dijual (likuid) dan tahan lama membuat investasi emas semakin disukai.
Namun begitu, nilai emas bisa saja mengalami penurunan. Selain itu, tidak seperti properti, emas juga tidak bisa memberikan pendapatan tambahan bagi pemiliknya.
Investasi saham berarti menanam modal pada perusahaan tertentu. Dengan saham ini, Anda akan mendapatkan keuntungan melalui laba berdasarkan jumlah saham yang Anda miliki (dividen). Nilai saham tidak menentu karena perubahan bisa saja terjadi setiap harinya.
Di mana, ketika kamu melakukan investasi saham, maka ada dua keuntungan yang bisa kamu dapatkan yaitu: a. Capital Gain, profit yang didapatkan dari adanya selisih harga jual saham yang lebih tinggi daripada harga belinya. Kamu nantinya akan memperoleh keuntungan sesuai besaran nilai saham yang sudah disetorkannya.
Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh penerbit obligasi kepada pemegang obligasi, beserta perjanjian untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya pada waktu yang ditentukan.
Jadi, obligasi termasuk dalam surat utang jangka menengah panjang. Obligasi terdaftar dalam Bursa Efek, seperti Saham, Sukuk, Efek Beragun Aset, dan Investasi Real Estat.
Untuk para investor pemula yang belum memiliki pengetahuan mendalam seputar cara memilih dan melakukan investasi, menanam modal melalui reksa dana sangatlah dianjurkan. Di sini, para profesional yang disebut Manajer Investasi akan mengelola uang Anda melalui variasi investasi seperti saham, obligasi, dan deposito.
Imbal hasil atau return pada reksadana pendapatan tetap sekitar 7 sampai 8% per tahun. Bahkan rata-rata bisa mencapai 9%. Lebih tinggi daripada reksadana pasar uang sekitar 4,5% hingga 5,5% per tahun.
Demikianlah penjabaran mengenai jenis-jenis investasi yang umum terdapat di Indonesia. Setelah memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis, tahapan dalam cara memilih investasi selanjutnya adalah menyesuaikan pilihan dengan kondisi dan keinginan Anda.
RECOMMENDATION FROM EXPERT :
Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.
Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
CALL atau whatsapp dan cari TIODOR silahkan hubungi di SINI