LONG TERM STRATEGI DENGAN MOVING AVERAGE

LONG TERM STRATEGI DENGAN MOVING AVERAGE

Written by Hadi Jumaidi, December 03, 2020

Long term strategi atau bisa dikatakan strategi jangka panjang, ini membawa keuntungan bagi Anda dalam hal psikologi, ketika anda menerapkan Analisa jangka panjang, pastinya psikologis Anda akan terjaga dengan baik dan stabil karena Anda tidak mudah teralihkan dengan adanya signal baru serta Anda tidak harus memperhatikan chart terus menerus setiap saat.

Dengan begitu secara otomatis Anda hanya akan focus pada satu Open Posisi saja. Secara tidak langsung, psikologi anda sangatlah berperan penting dalam keberhasilan trading yang anda lakukan, maka dari itu anda membutuhkan strategi yang dapat membantu psikologis Anda lebih tenang dan terjaga.
 

CARA TRADING JANGKA PANJANG

Bagaimana cara untuk melakukan trading jangka panjang? Untuk melakukan trading jangka panjang kita tidak perlu membutuhkan banyak indicator tambahan. Kita hanya perlu menggunakan indicator Moving Average dan mengikuti signal yang muncul pada moving average yang sudah kita atur.

Indicator (EMA) Exponetial Moving Average adalah indicator yang digunakan untuk membaca arah sebuah trend / Following Trend. Dalam strategi jangka panjang ini, Anda akan menggunakan 2 Moving Average, EMA (10) dan EMA (20)

Cara pasang EMA:

Klik Insert – Indicators – Trend – Moving Average

Masukan Periode Pertama. Periode (10), MA Method (Exponential), Apply to (Close), Style (Blue)

Masukan Periode Kedua, Periode (20), MA Method (Exponential), Apply to (Close), Style (Red)

Cara membaca indicator ini dalam pengaplikasian long term trade sangat mudah, ketika EMA 10 berada dibawah EMA 20 dapat diasumsikan sebagai Down Trend, sebaliknya ketika EMA 10 berada diatas EMA 20 dapat diasumsikan sebagai Up Trend. Sedangkan apabila ada persilangan kedua EMA dapat diindikasi bahwa adanya perubahan Trend.

RULES OPEN POSISI STRATEGI JANGKA PANJANG

Rule untuk OP cukup sederhana, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengikuti signal yang muncul pada indicator. Setiap Trend memiliki masa yang artinya setiap trend baik UPTREND maupun DOWNTREND selalu ada masa masa selesainya, jadi sebaiknya kita OP posisi ketika Fresh Signal (EMA baru Cross) tujuan nya agar take profit yang didapat bisa lebih besar.

OPEN BUY
OP Buy dilakukan ketika EMA 10 baru saja cross atas EMA 20.

 

OPEN SELL
OP Sell dilakukan ketika EMA 10 baru saja cross bawah EMA 20.

Sebagai seorang trader, Anda tidak harus melihat Chart everytime, dengan menggunakan EMA 20 & EMA 10 anda bisa meraih profit yang lebih banyak tanpa harus membuat pikiran anda tidak tenang. 
 

RECOMMENDATION FROM EXPERT :

Trading tidak harus dilakukan setiap saat, Sebagai seorang Trader anda harus bisa memilih indicator yang paling mudah digunakan dan tidak menggangu waktu anda setiap harinya. 

​Share artikel ini ke temanmu dan  DAPATKAN FREE KONSULTASI TEKNIK INI dengan Saya untuk memaksimalkan profit anda.

CALL atau whatsapp dan cari HADI silahkan hubungi di +62 838.96.96.96.39

Butuh Konsultasi?

Hubungi Kami