Written by Astronacci, January 13, 2026

Grafik Saham TLKM IJ Telah Menembus Resistance
(Sumber Gambar: Tradingview)
Secara teknikal, pergerakan saham TLKM IJ terlihat kuat setelah breakout resistance. Momentum kenaikan ini mengindikasikan dominasi buyer yang masih terjaga, sehingga peluang penguatan lanjutan ke resistance selanjutnya di area Rp4.000 cukup realistis dalam jangka pendek hingga menengah.
Dalam satu bulan terakhir, data menunjukkan adanya akumulasi asing yang konsisten pada saham TLKM IJ. Hal ini menjadi katalis tambahan yang memperkuat validitas sinyal teknikal bullish yang sedang terbentuk.
Beberapa faktor yang membuat saham TLKM IJ menarik saat ini antara lain:
Breakout resistance yang mengonfirmasi kelanjutan tren naik
Aksi beli asing yang cukup dominan dalam sebulan terakhir
Struktur harga masih berada dalam fase bullish selama support utama tidak ditembus
Kombinasi faktor teknikal dan aliran dana asing tersebut menjadikan saham TLKM IJ sebagai salah satu saham blue chip yang layak masuk radar trader.
Berikut strategi yang dapat dipertimbangkan untuk mengoptimalkan peluang trading:
Buy Area: Rp3.640 – Rp3.650
Target Profit: Mendekati area Rp4.000
Stop Loss: Di bawah Rp3.390
Manajemen Posisi: Jika rasio risk reward sudah mencapai 1:1, stop loss dapat digeser ke area BEP (Break Even Point)
Untuk trader dengan gaya short term, disarankan membatasi risiko maksimal sekitar 10% dari total ekuitas. Selalu disiplin menerapkan stop loss dan memantau indikator momentum secara berkala. Jika muncul sinyal perubahan arah tren, segera lakukan penyesuaian strategi agar tetap sejalan dengan kondisi pasar.
Ingin mendapatkan update analisis saham TLKM IJ dan strategi trading lainnya secara real-time? Unduh A-Club SuperApp sekarang dan nikmati akses ke analisis teknikal, sinyal trading, serta insight pasar dari Astronacci. Jadikan A-Club SuperApp sebagai partner terpercaya dalam mengambil keputusan trading Time Trader.
Disclaimer
Konten ini disediakan untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan rekomendasi investasi ataupun ajakan membeli saham. Seluruh keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna, termasuk pengelolaan risiko serta konsekuensinya.