Candlestick adalah sebuah teknik untuk memetakan dan membaca pergerakan harga saham,komoditas dan forex. Teknik ini termasuk dalam kelompok analisis teknikal dan merupakan teknik tertua yang diciptakan oleh Munehisa Homma.
Cara membaca candlestick sangatlah mudah daripada kita membaca harga melaui bar chart dan line chart. Candlestick berwarna Hijau adalah Candle bullish (naik), Sedangkan Candlestick berwarna Merah adalah Candle Bearish (turun).
Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai 2 candlestick yang terlihat hampir sama tetapi memiliki arti yang berbeda, yaitu candlestick Harami & canclestick Inside Bar. Apakah anda bertanya-tanya apa sebenarnya perbedaan antar Candlestick Harami dengan Candlestick Inside Bar ? Jika kita mencari tahu tentang perbedaan diantara keduanya dari berbagai sumber, pasti kita akan menemukan jawaban yang berbeda-beda, malah seringkali jawaban-jawaban yang kita dapat menjadi saling kontradiktif satu sama lain.
Mengapa demikian? Karena Harami dan Inside bar sebenarnya muncul dari persepsi yang berbeda namun pada akhirnya sering dikaitkan sehingga terkesan campur aduk.
HARAMI
Candle Harami Adalah istilah yang muncul dari analisa pola dengan menggunakan Candlestick chart. Harami dalam bahasa jepang berarti ‘hamil’.
Harami merupakan pola candle dimana candle pertama memiliki real body lebih panjang dari candle kedua, dan real body candle kedua terletak didalam area real body candle pertama.
Adapun jika shadow candle kedua melebihi shadow candle pertama itu tidak menjadi masalah, selama real body candle kedua TETAP berada di dalam area real body candle pertama. Tetapi beberapa orang menilai bahwa Harami cukup valid jika real body dan juga shadow candle kedua berada dalam area shadow candle pertama, tidak masalah jika real body candle kedua sedikit keluar dari area real body candle pertama. Candle harami terbagi menjadi 2 Bagian Bearish Harami dan Bullish Harami.
INSIDE BAR
Candle Inside bar adalah bentuk pola bar dimana bar pertama memiliki range yang lebih besar dibandingkan bar kedua, dan bar kedua berada didalam area bar pertama. Jika salah satu kondisi tidak terpenuhi maka dapat dipastikan pola tersebut tidak valid.
Nah sebenarnya keduanya berbeda bukan ? Tetapi karena penggunaan Candlestick chart jauh lebih popular dibandingkan dengan penggunaan Bar chart, sering kali orang berusaha melihat pola Inside bar menggunakan Candlestick chart, seiring waktu akhirnya terjadi bias dan kerancuan seolah-olah Harami itu sama dengan Inside bar, padahal sebenarnya berbeda. Yang menjadi perbedaan utama adalah Harami menekankan pada Real body, sedangkan Inside bar menekankan pada range atau shadow atas dan bawah.
Jadi posisi harga open dan close tidak menjadi masalah pada Inside bar, selama candle kedua berada didalam area range candle pertama ia akan dianggap sebagai Inside bar.
RECOMMENDATION FROM EXPERT :
Memahami perbedaan pola candlestick akan membantu dalam menganalisa
Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI dengan Saya untuk memaksimalkan profit anda.
CALL atau whatsapp dan cari HADI silahkan hubungi di +62 838.96.96.96.39