Eye of Future IHSG (5 Juni 2026): Berhasil Prediksi Bottom dan Rebound 19,32%!

Eye of Future IHSG (5 Juni 2026): Berhasil Prediksi Bottom dan Rebound 19,32%!

Written by Astronacci, June 24, 2026

Pada 5 Juni 2026, saat IHSG masih berada dalam tekanan, Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi merilis research update menggunakan Eye of Future Technology dan memetakan roadmap pergerakan market berikutnya.

Menariknya, beberapa hari kemudian IHSG bergerak sesuai dengan skenario yang telah diproyeksikan. Lalu, bagaimana roadmap tersebut dibuat dan seberapa akurat hasilnya? Simak analisis Eye of Future IHSG selengkapnya di sini!

Apa itu Eye of Future Technology?

eye of future prediksi ihsg 5 juni 2026

Eye of Future Technology adalah metode analisis Astronacci yang digunakan untuk membaca potensi arah pergerakan market sebelum pergerakan besar terjadi. Metode ini menggabungkan harga dan waktu untuk mengidentifikasi peluang maupun risiko lebih awal.

Melalui Eye of Future, trader dapat memperoleh insight mengenai:

  • potensi kelanjutan atau perubahan tren
  • area support dan resistance penting
  • peluang terbentuknya top maupun bottom market
  • momentum yang mengindikasikan reversal harga

Dengan metode ini, trader tidak hanya melihat kondisi market saat ini, tetapi juga memahami kemungkinan pergerakan berikutnya.

Baca Juga: Eye of Future JCI (IHSG) April 2020: Prediksi Market Rebound Pasca Crash

 

 

BEFORE: Roadmap Eye of Future IHSG 5 Juni 2026

eye of future prediksi ihsg 5 juni 2026

Melalui kombinasi time geometry, harmonic support, gap analysis, serta vibrational date, Dr. Gema memetakan area harga dan waktu yang berpotensi menjadi titik reversal IHSG.

Berikut roadmap Eye of Future IHSG yang dibuat pada 5 Juni 2026:

9 Juni 2026

  • Tanggal 9 Juni diidentifikasi sebagai Medium Power Time Reversal Date.
  • Area harmonic support dan gap berada di kisaran 5.241-5.390.
  • IHSG diperkirakan berpotensi membentuk bottom di area tersebut.

15 Juni 2026

  • Tanggal 15 Juni diidentifikasi sebagai Very Strong Time Reversal Date.
  • Menjadi area waktu penting untuk mengamati potensi turning point berikutnya.
  • Berpotensi menjadi resistance day setelah fase rebound.
  • Kombinasi time geometry, fase New Moon, dan declination of the Moon, yang menghasilkan probabilitas sekitar 85% terjadinya reversal pada periode ini.

Jika skenario bullish berkembang, Dr. Gema juga memetakan beberapa area target di atas harga saat itu, yaitu:

  • 6.705
  • 7.933
  • 8.873

Level-level tersebut menjadi area yang perlu diperhatikan sebagai potensi tujuan pergerakan IHSG setelah fase reversal dan rebound.

Baca Juga: Eye of Future Mei 2022, Cara Prediksi Harga JCI (IHSG) dengan Akurat

AFTER: Pergerakan IHSG 9-15 Juni 2026

eye of future prediksi ihsg 5 juni 2026

Hasil market menunjukkan bahwa roadmap IHSG yang dipetakan sebelumnya berhasil terjadi sesuai skenario:

9 Juni 2026

  • Area harmonic support dan gap 5.241-5.390 berhasil menahan tekanan jual.
  • IHSG membentuk bottom atau titik terendah di sekitar 5.247, yang masih berada dalam area yang dipetakan sebelumnya.
  • Rebound pertama mulai terjadi setelah tanggal yang diproyeksikan sebagai Medium Power Time Reversal Date.

9-15 Juni 2026

  • Setelah membentuk bottom pada 9 Juni, IHSG bergerak naik secara bertahap.
  • Pergerakan rebound berlangsung hingga mendekati area 15 Juni yang sebelumnya telah dipetakan sebagai area time resistance.
  • Kenaikan tersebut membawa IHSG menguat sekitar 19,32% dari area bottom.

Dengan demikian, Eye of Future berhasil mengidentifikasi tiga elemen penting secara bersamaan, yaitu area harmonic support 5.241-5.390, time bottom pada 9 Juni, serta fase rebound yang berlangsung hingga area time resistance 15 Juni.

Baca Juga: Eye of Future Gold XAU/USD (4 Mei 2026): Prediksi Emas Turun 4.000 Pips

Kenapa Eye of Future Bisa Memberikan Insight Seperti Ini?

Eye of Future tidak hanya fokus pada harga, tetapi juga memperhitungkan dimensi waktu (time cycle) yang sering kali diabaikan oleh sebagian besar trader.

Dalam prediksi IHSG ini, Eye of Future berhasil mengidentifikasi:

  • area harmonic support yang berpotensi memunculkan buying power
  • tanggal yang berpotensi menjadi titik reversal market
  • periode waktu yang berpotensi menjadi fase penguatan harga
  • area resistance yang perlu diperhatikan setelah rebound terjadi

Kombinasi antara analisis harga dan waktu inilah yang membantu trader memiliki roadmap yang lebih terstruktur dibandingkan hanya mengandalkan pergerakan harga semata.

Apa Pentingnya Bagi Trader?

Bagi trader, mengetahui potensi area reversal lebih awal dapat membantu:

  • mempersiapkan strategi entry dengan lebih baik
  • menghindari kepanikan saat market sedang turun
  • mengelola risiko secara lebih terukur
  • memiliki roadmap yang jelas sebelum market bergerak

Dengan roadmap yang tepat, keputusan trading tidak lagi hanya berdasarkan emosi atau sentimen jangka pendek.

Baca Juga: Eye of Future Bitcoin (20 Mei 2026) Berhasil Prediksi Harga ke $59.230!

Dapatkan Roadmap IHSG Selanjutnya

Eye of Future IHSG 5 Juni 2026 ini membuktikan kombinasi analisis harga dan waktu dapat membantu memetakan peluang market sebelum pergerakan besar terjadi.

Jika Anda ingin mendapatkan update market harian, analisis time cycle, roadmap IHSG, trading plan, serta berbagai insight market lainnya, Anda dapat bergabung menjadi member A-CLUB SuperApp

Jadi, tunggu apa lagi? Segera hubungi kami untuk informasi selengkapnya!

Butuh Konsultasi?

Hubungi Kami