Written by Astronacci, May 05, 2026
Pasar saham Indonesia masih bergerak tidak pasti. Setelah sempat menguat, banyak trader mulai bertanya apakah IHSG benar-benar akan naik, atau justru hanya “prank” sebelum turun lagi?
Berdasarkan analisis terbaru dari tim analis Astronacci, pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase krusial, karena arah berikutnya sangat ditentukan oleh timing dan level teknikal tertentu.
Dalam analisis sebelumnya, IHSG diprediksi mencapai peak pada 15 April, lalu mengalami penurunan untuk menutup gap.
Hasilnya:
Hal ini menunjukkan bahwa dalam metode time trading, harga dan waktu harus selaras. Jika salah satu belum terpenuhi, maka pergerakan belum dianggap selesai.
Baca Juga: Kapan IHSG Berhenti Turun? Analisis Terbaru & Update Harga Saham BBRI

Ilustrasi Market IHSG Reversal
(Sumber Gambar: Freepik)
Fokus saat ini ada pada tanggal-tanggal penting berikut:
Tanggal 5-6 Mei menjadi perhatian utama karena adanya Mars Square Jupiter, yang dikenal punya tingkat akurasi tinggi dalam menandai momen reversal market. Dalam 10 tahun terakhir, sekitar 85% kejadian Mars Square Jupiter bertepatan dengan perubahan arah harga.
Oleh karena itu, periode sekitar 5-6 Mei menjadi perhatian, apakah IHSG benar-benar mulai rebound atau justru masih melanjutkan penurunan sebelum berbalik arah.
Secara teknikal, IHSG masih memiliki potensi turun menuju area support:
Jika area ini tercapai, maka potensi bottoming akan semakin kuat sebelum terjadi kenaikan berikutnya.
Baca Juga: Harga GBPJPY Berpotensi Rebound, Pola Double Bottom Mulai Terbentuk

Ilustrasi Pergerakan Harga IHSG
(Sumber Gambar: Freepik)
Berikut dua skenario pergerakan harga IHSG selanjutnya:
Secara probabilitas, skenario kedua dinilai lebih sehat untuk tren jangka menengah.
Dari sisi struktur, pergerakan market IHSG saat ini membentuk pola:
Artinya:
Baca Juga: Harga Saham ARCI IJ: Reject EMA dan Siap Lanjut Naik

Ilustrasi Market Tidak Stabil
(Sumber Gambar: Freepik)
Dalam kondisi market seperti sekarang, pendekatan yang digunakan adalah:
Saham yang tetap kuat di tengah market turun, seperti:
Contohnya saham perbankan:
Baca Juga: Harga Saham AADI IJ Bisa Sentuh Rp12,300!
Lalu, kesimpulannya apakah IHSG akan benar-benar naik atau masih turun? Pergerakan IHSG saat ini belum menunjukkan reversal yang kuat, meskipun gap sudah tertutup.
Beberapa poin penting:
Trader disarankan tetap tenang dan fokus pada strategi, karena dalam jangka panjang, pasar saham Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan.
Jika ingin mendapatkan strategi trading yang lebih terarah, Anda bisa bergabung menjadi member A-CLUB SuperApp. Dapatkan berbagai insight menarik, mulai dari analisis market hingga konsultasi portofolio.
Tonton juga analisis selengkapnya di YouTube Astronacci untuk mengetahui update time trading terbaru!