Outlook Gold September: Target 4.773, Tunggu Koreksi untuk Buy!

Outlook Gold September: Target 4.773, Tunggu Koreksi untuk Buy!

Written by Astronacci, August 31, 2026

Gold kembali bergerak bullish setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam, bahkan mencatat kenaikan lebih dari 2.000 pips. Di tengah kenaikan tersebut, kondisi ekonomi AS justru menunjukkan anomali yang perlu diperhatikan.

Lalu, bagaimana outlook gold untuk September? Simak analisis terbaru Astronacci untuk mengetahui target harga dan area entry selanjutnya!

Harga Gold Bullish Setelah Penurunan Tajam

outlook gold september

Ilustrasi Harga Gold Bullish
(Sumber Gambar: Magnific)

Pada analisis ini, pergerakan gold dilihat melalui weekly chart. Sejak 25 Januari 2026, gold telah mengalami penurunan sekitar 16.000 pips hingga area 3.900-an sebelum akhirnya membentuk rebound dalam beberapa minggu terakhir.

Tiga candle mingguan terakhir menunjukkan kenaikan hingga kembali ke sekitar 4.600. Pergerakan ini dinilai sebagai rebound jangka menengah setelah penurunan sebelumnya.

Dalam struktur yang lebih besar, penurunan gold sebelumnya membentuk pola ABCDE correction. Setelah koreksi berakhir, gold mulai menunjukkan proses recovery yang kemudian menjadi dasar untuk melihat target kenaikan berikutnya.

Baca Juga: Cara Membaca Momentum Entry Gold agar Tidak Terjebak False Breakout

Obligasi AS Naik, USD Melemah, Gold Justru Menguat

outlook gold september

Ilustrasi Inflasi AS

(Sumber Gambar: Magnific)

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kenaikan gold kali ini adalah kondisi pasar obligasi AS. Yield surat utang AS tenor 30 tahun disebut telah menembus 5,31%, seiring dengan keputusan pemerintah AS untuk membeli bond.

Secara umum, pembelian bond seharusnya dapat mendukung penguatan USD dan menekan gold. Namun, kondisi yang terjadi justru sebaliknya, USD melemah sementara gold menguat.

Anomali tersebut menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi AS, terutama terkait besarnya utang dan inflasi yang sulit dikendalikan hanya melalui kenaikan suku bunga. Kondisi ini kemudian mendorong investor mencari aset safe haven, termasuk gold.

Menurut Dr. Gema, kenaikan yield tenor panjang AS juga mencerminkan kekhawatiran terhadap inflasi struktural. Jika tekanan berlanjut, gold berpotensi tetap mendapatkan dukungan sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga: Strategi Trading Gold NFP, Raih Profit Lebih dari 350 Pips!

Outlook Gold September: Target Harga 4.690-4.773

Setelah melihat struktur harga, outlook Gold untuk September kemudian diproyeksikan menggunakan Fibonacci Cluster pada daily chart.

Hasil analisis menunjukkan dua area target:

  • 4.660-4.690 sebagai target pertama.

  • 4.765-4.773 sebagai target berikutnya apabila kenaikan berlanjut.

Area 4.773 diperkirakan masih reasonable untuk dicapai dalam sekitar 8-10 hari trading atau hampir dua minggu kalender.

Dari posisi saat analisis dibuat, masih ada potensi kenaikan sekitar 1.000 pips lebih menuju target tersebut. Jika gold kembali mengalami koreksi terlebih dahulu, range pergerakannya bahkan dapat memberikan peluang sekitar 2.000 pips dari area yang lebih rendah.

Baca Juga: Roadmap IHSG dan Rupiah: Outlook September-Oktober 2026

Tunggu Koreksi untuk Buy Gold

outlook gold september

Ilustrasi Koreksi Gold

(Sumber Gambar: Magnific)

Meskipun outlook gold masih bullish, kondisi saat ini belum dianggap sebagai area ideal untuk langsung mengambil posisi. Salah satu alasannya adalah stochastic yang sudah berada di area tinggi dan mulai menunjukkan potensi bearish divergence.

Struktur divergence tersebut terlihat dari terbentuknya lower high pada stochastic, meskipun konfirmasinya masih belum sempurna. Artinya, gold masih memiliki peluang melanjutkan kenaikan, tetapi risiko koreksi juga mulai perlu diperhatikan.

Oleh karena itu, strategi yang digunakan adalah menunggu koreksi sebelum mencari posisi buy, bukan mengejar harga yang sudah naik. Jika koreksi terjadi pada awal pekan, area yang lebih rendah dapat kembali diperhatikan untuk mencari peluang entry.  

Dr. Gema juga menekankan bahwa tidak mengambil posisi merupakan bagian dari strategi. Ketika kondisi market terlalu volatile dan risk-reward tidak lagi menarik, menunggu justru dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

Risiko Black Swan di Tengah Volatilitas Gold

Selain outlook bullish, risiko black swan juga perlu diperhatikan, yaitu potensi pergerakan harga yang ekstrem dan sulit diprediksi. 

Dalam kondisi tertentu, gold bahkan dapat mengalami penurunan sekitar 2.000 pips dalam satu candle. Artinya, kenaikan yang sangat cepat tidak menjamin pergerakan selanjutnya akan terus berlanjut satu arah.

Oleh karena itu, meskipun masih ada potensi kenaikan menuju area 4.773, strategi tetap perlu disertai manajemen risiko dan stop loss. Potensi profit yang besar harus diimbangi dengan kesiapan menghadapi perubahan harga yang cepat.

Baca Juga: Bitcoin Tembus Target $76.000, Lanjut Buy atau Sell di September?

Dapatkan Outlook Gold dari A-CLUB!

Gold menunjukkan rebound setelah penurunan tajam dan masih memiliki peluang melanjutkan kenaikan menuju 4.690 hingga 4.773. 

Namun, volatilitas tinggi dan potensi bearish divergence membuat entry saat harga sedang naik perlu dihindari. Menunggu koreksi untuk mencari posisi buy menjadi strategi yang lebih diperhatikan, sembari tetap mewaspadai risiko black swan.

Ingin mendapatkan outlook gold September secara lebih intensif? Ayo gabung dengan A-CLUB SuperApp dan dapatkan signal trading hingga outlook market dari tim Astronacci!

Tonton juga analisis Gold selengkapnya di YouTube Astronacci!

Butuh Konsultasi?

Hubungi Kami