Written by Astronacci, October 21, 2026
Harga Gold saat ini sedang bergerak dalam fase sideways. Di tengah kondisi ini, Dr. Gema Goeyardi melihat peluang pergerakan besar yang perlu diperhatikan trader menjelang siklus Mercury Retrograde pada Oktober 2026.
Apakah Gold berpeluang menembus area konsolidasi dan melanjutkan kenaikan? Berikut analisis teknikal serta level penting yang perlu diperhatikan untuk menentukan kapan entry!

Gold Membentuk Pola Symmetrical Triangle
(Sumber Gambar: YouTube Astronacci)
Pada 19 Oktober 2026, harga Gold berada di sekitar 4.171 dan membentuk pola symmetrical triangle, yaitu ketika pergerakan harga semakin menyempit di antara dua garis tren yang saling mendekat.
Pola symmetrical triangle dapat diikuti pergerakan ke atas maupun ke bawah, sehingga belum cukup untuk memastikan arah breakout.
Dr. Gema juga menyoroti trading range Gold di kisaran 4.063-4.219. Selama harga masih bergerak dalam area tersebut, fluktuasi naik-turun tetap perlu diwaspadai.
Oleh karena itu, Dr. Gema memilih menunggu konfirmasi pergerakan harga sebelum mengambil posisi. Menurutnya, entry ketika Gold masih bergerak tidak menentu berisiko membuat trader terjebak fluktuasi harga.
Baca Juga: Update Analisis Harga Gold Oktober 2026, Berpotensi Naik ke 4.282!

Peluang Gold Saat Mercury Retrograde
(Sumber Gambar: YouTube Astronacci)
Selain pola teknikal, Dr. Gema membahas siklus Mercury Retrograde selanjutnya yang diperkirakan akan berlangsung pada 24 Oktober-13 November.
Berdasarkan pengamatan statistik, arah pergerakan Gold dinilai lebih mudah dibaca selama periode tersebut, dengan kecenderungan bullish sekitar 75%. Ia menyebut 7 dari 10 pola historis yang diamatinya menunjukkan hasil bullish.
Dr. Gema memperkirakan dua skenario bottoming. Pertama, Gold membentuk bottom pada 19 Oktober 2026, sekitar lima hari sebelum siklus dimulai. Kedua, harga masih melanjutkan penurunan hingga mendekati 24 Oktober sebelum berpotensi berbalik naik.
Meski demikian, periode Mercury Retrograde hanya menjadi salah satu acuan analisis, bukan jaminan kenaikan harga atau dasar untuk langsung mengambil posisi. Trader tetap perlu menunggu konfirmasi pembalikan arah melalui pergerakan harga.
Baca Juga: NFP Oktober 2026: Cara Raih Profit $5.814 dari Trading Gold!

Dalam skenario bullish, Dr. Gema menempatkan target harga Gold di sekitar 4.280, dengan potensi kenaikan sekitar 1.000 pips.
Namun, ia tidak menyarankan trader langsung membuka posisi entry buy saat harga masih bergerak dalam trading range. Sebaliknya, ia memilih menunggu konfirmasi breakout yang lebih kuat pada grafik time frame H4.
Dr. Gema memperkirakan perlu waktu sekitar 24-36 jam untuk mengamati pergerakan harga dan mencari sinyal yang lebih jelas, seperti kemunculan candle besar yang menembus area konsolidasi ke atas.
Jika muncul konfirmasi bullish, peluang Gold menuju target 4.280 dapat dievaluasi lebih lanjut. Sebaliknya, jika harga belum menunjukkan tanda pembalikan arah, trader sebaiknya tidak terburu-buru melakukan entry hanya berdasarkan ekspektasi kenaikan.
Baca Juga: Gold Turun atau False Break? Kenali 3 Sinyal Sell Ini!
Harga Gold berpotensi bergerak menuju 4.280 dalam skenario bullish. Namun, selama harga masih berada dalam trading range, trader perlu menunggu konfirmasi breakout pada grafik H4 sebelum mempertimbangkan entry.
Ingin mendapatkan update analisis harga Gold seperti ini? Yuk, gabung menjadi member A-CLUB SuperApp! Akses ke berbagai fitur menarik, mulai dari trading plan, signal trading real-time, hingga konsultasi portofolio dengan analis Astronacci!
Jangan lewatkan juga Webinar End of Mercury Retrograde 2026 bersama Dr. Gema & Coach Robert. Webinar ini akan membahas cara membaca peluang market serta mempersiapkan strategi trading untuk menghadapi potensi pergerakan hingga 1.618 pips.
Tonton juga pembahasan selengkapnya di YouTube Astronacci!