Beberapa dari kita mungkin sudah mendengar hal tersebut atau mungkin banyak yang sudah mendapatkan keuntungan yang diperoleh dari saham. Darimanakah uang tersebut mereka dapatkan dan apakah saham dapat memberikan keuntungan yang besar bagimu?
Read MoreBagi para karyawan dan pekerja, Tunjangan Hari Raya (THR) adalah dana yang paling dinantikan menjelang hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri. Namun, begitu kita mendapatkan THR, terkadang kita merasa THR tersebut jadi cepat habis karena banyaknya kebutuhan Lebaran.
Read MoreMenjadi seorang trader memang tidaklah mudah. Ada banyak hal yang harus dipelajari jika memang ingin mendapatkan cuan dari trading. Sayangnya, banyak sekali pemula yang melakukan kesalahan yang sama dan ini sangat fatal. Akibatnya tidak sedikit trader pemula menyerah sebelum mendapatkan profit.
Read MoreBanyak orang-orang yang mencari saham yang masih berada di posisi undervalue (masih murah) namun banyak orang yang tidak menyadari bahwa saham yang mereka beli ialah sebaliknya yaitu overvalue (mahal). Saham overvalue terjadi ketika ketika pergerakan harga saham tidak selaras dengan kinerja fundamentalnya. Namun cara perhitungan harga saham dengan kinerja fundamental selalu tidak sesederhana itu.
Tapi sebagai trader yang aktif melihat market, kita harus paham apa saja tanda-tanda saham overvalued. Tanpa menghitung nilai intrinsik saham, sebetulnya kamu juga bisa mengetahui saham overvalued dengan mengidentifikasi ciri-cirinya. Umumnya, saham yang overvalued memiliki ciri-ciri di bawah ini, seperti:
1. Saham memiliki nilai PER (Price/Earning Ratio) yang lebih tinggi daripada rata-rata nilai PER saham tersebut secara historis
2.Memiliki nilai PER yang lebih tinggi daripada rata-rata PER saham di industrinya
3. Rasio Price/Earning Growth (PEG) saham lebih dari 1 atau lebih tinggi daripada rata-rata PEG saham di industrinya
4.Rasio Price to Book Value (PBV) saham lebih tinggi daripada rata-rata PBV saham di industri sejenis
5. Dividen yield saham berada di rentang terendah dibandingkan rata-rata dividen yield saham tersebut secara historis
Di pasar saham, tentu saja kita bisa membeli saham. Tetapi selain saham, ada beberapa jenis saham yang bisa kita beli di pasar saham, yaitu: Waran, HMETD, dan ETF. Baca artikel ini untuk penjelasan lengkapnya.
Read More
Beberapa dari kita mungkin sudah mendengar hal tersebut atau mungkin banyak yang sudah mendapatkan keuntungan yang diperoleh dari saham. Darimanakah uang tersebut mereka dapatkan dan apakah saham dapat memberikan keuntungan yang besar bagimu?
Read MoreBagi para karyawan dan pekerja, Tunjangan Hari Raya (THR) adalah dana yang paling dinantikan menjelang hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri. Namun, begitu kita mendapatkan THR, terkadang kita merasa THR tersebut jadi cepat habis karena banyaknya kebutuhan Lebaran.
Read MoreMenjadi seorang trader memang tidaklah mudah. Ada banyak hal yang harus dipelajari jika memang ingin mendapatkan cuan dari trading. Sayangnya, banyak sekali pemula yang melakukan kesalahan yang sama dan ini sangat fatal. Akibatnya tidak sedikit trader pemula menyerah sebelum mendapatkan profit.
Read MoreBanyak orang-orang yang mencari saham yang masih berada di posisi undervalue (masih murah) namun banyak orang yang tidak menyadari bahwa saham yang mereka beli ialah sebaliknya yaitu overvalue (mahal). Saham overvalue terjadi ketika ketika pergerakan harga saham tidak selaras dengan kinerja fundamentalnya. Namun cara perhitungan harga saham dengan kinerja fundamental selalu tidak sesederhana itu.
Tapi sebagai trader yang aktif melihat market, kita harus paham apa saja tanda-tanda saham overvalued. Tanpa menghitung nilai intrinsik saham, sebetulnya kamu juga bisa mengetahui saham overvalued dengan mengidentifikasi ciri-cirinya. Umumnya, saham yang overvalued memiliki ciri-ciri di bawah ini, seperti:
1. Saham memiliki nilai PER (Price/Earning Ratio) yang lebih tinggi daripada rata-rata nilai PER saham tersebut secara historis
2.Memiliki nilai PER yang lebih tinggi daripada rata-rata PER saham di industrinya
3. Rasio Price/Earning Growth (PEG) saham lebih dari 1 atau lebih tinggi daripada rata-rata PEG saham di industrinya
4.Rasio Price to Book Value (PBV) saham lebih tinggi daripada rata-rata PBV saham di industri sejenis
5. Dividen yield saham berada di rentang terendah dibandingkan rata-rata dividen yield saham tersebut secara historis
Di pasar saham, tentu saja kita bisa membeli saham. Tetapi selain saham, ada beberapa jenis saham yang bisa kita beli di pasar saham, yaitu: Waran, HMETD, dan ETF. Baca artikel ini untuk penjelasan lengkapnya.
Read More