Written by Astronacci, July 06, 2026
Pada update sebelumnya, Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi memperkirakan IHSG akan menguji area support 5.550-5.533 sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Saat ini, IHSG berhasil bertahan di area tersebut dan mulai membentuk higher low, sesuai dengan roadmap yang telah diproyeksikan sebelumnya.
Lalu, apakah ini menjadi sinyal bahwa Big Bottom makin dekat? Berikut update prediksi IHSG 6 Juli 2026!
Pada analisis IHSG 19 Juni, Dr. Gema memperkirakan IHSG tidak akan menembus area low yang terbentuk pada 9 Juni. Sebaliknya, IHSG diproyeksikan membentuk higher low, dan skenario tersebut berhasil terjadi.
Hal ini menunjukkan bahwa koreksi yang berlangsung beberapa waktu terakhir masih berjalan sesuai roadmap yang telah disampaikan sebelumnya.
Meski IHSG sempat mengalami tekanan jual, area support tetap mampu bertahan sehingga trader tidak perlu panik terhadap pelemahan yang terjadi.
Meski demikian, terbentuknya higher low bukan berarti IHSG akan langsung memasuki tren bullish. Menurutnya, market masih berada dalam fase konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya.
Baca Juga: Update IHSG Juli 2026: Peluang Naik ke 6.700 atau Turun ke 4.700?

Prediksi IHSG 6 Juli 2026
(Sumber Gambar: Magnific)
Sementara itu, Dr. Gema Goeyardi memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak sideways hingga sekitar minggu ketiga Juli 2026.
Selama periode ini, pergerakan market diperkirakan masih naik-turun dalam rentang tertentu, terutama karena pengaruh siklus Mercury Retrograde yang berpotensi membuat volatilitas tetap tinggi.
Oleh karena itu, trader sebaiknya tidak terburu-buru menganggap setiap kenaikan sebagai awal tren bullish. Fase sideways ini justru dipandang sebagai proses menuju pembentukan Big Bottom yang diperkirakan terjadi pada minggu ketiga Juli.
Dalam kondisi seperti ini, strategi yang disarankan adalah melakukan akumulasi secara bertahap pada saham-saham dengan fundamental baik, tanpa harus langsung mengalokasikan seluruh modal.
Baca Juli: Roadmap Gold & Bitcoin Juli 2026: Peluang Buy Saat Mercury Retrograde?
Apabila proses akumulasi berjalan sesuai roadmap, Dr. Gema menilai IHSG masih memiliki peluang melanjutkan kenaikan setelah fase sideways berakhir.
Target terdekat yang perlu diperhatikan berada di area resistance 6.400. Jika momentum bullish terus berlanjut, IHSG juga berpeluang bergerak menuju gap di sekitar level 6.700 yang dinilai masih berpotensi ditutup.
Meski demikian, target tersebut masih bergantung pada kemampuan IHSG mempertahankan area support dan menyelesaikan fase konsolidasinya.
Oleh karena itu, trader tetap perlu mengikuti perkembangan market sebelum mengambil keputusan trading.
Saat IHSG mulai mendekati area bottom, tim analis Astronacci telah membagikan rekomendasi saham kepada member A-CLUB Premium berdasarkan roadmap yang telah disusun sebelumnya.
Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain CDIA, saham sektor emas, dan INCO, yang menghasilkan performa yang positif.
Posisi pada saham CDIA berhasil mencapai sekitar 7%, saham sektor emas sekitar 6%, sementara saham INCO masih dipertahankan dengan posisi floating profit sekitar 8-9% pada saat video direkam.
Hal ini menunjukkan pentingnya memiliki trading plan sebelum market bergerak, sehingga keputusan trading tidak dilakukan secara spontan ketika volatilitas meningkat.
Baca Juga: Begini Cara Dr. Gema Goeyardi Prediksi IHSG Crash dengan Metode Astronacci
Roadmap IHSG sejauh ini masih berjalan sesuai proyeksi. Namun, selama proses akumulasi belum selesai, kondisi market tetap dapat berubah sehingga trader perlu mengikuti update analisis secara berkala.
Jika Anda ingin mendapatkan roadmap IHSG terbaru, analisis market harian, trading plan, signal trading real-time, serta rekomendasi saham dari tim analis Astronacci, Anda dapat bergabung menjadi member A-CLUB SuperApp.
Tonton juga pembahasan selengkapnya melalui channel YouTube Astronacci.