Written by Astronacci, July 02, 2026
Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi kembali memberikan update roadmap untuk market Gold dan Bitcoin Juli 2026.
Kali ini, fokus utamanya adalah fase Mercury Retrograde (MR) serta rilis data ekonomi Non-Farm Payroll (NFP) yang berpotensi meningkatkan volatilitas.
Lalu, apakah kondisi ini masih membuka peluang buy on weakness, atau justru menjadi awal koreksi yang lebih dalam? Baca analisis selengkapnya di sini!
Sebelumnya, Dr. Gema memprediksi bahwa harga Gold berpotensi mengalami koreksi menuju area 3.870-3.933 sebelum membentuk peluang rebound berikutnya.
Hasilnya, harga bergerak di area sekitar 4.063, kemudian mengalami koreksi hingga menyentuh kisaran 3.960, sebelum akhirnya kembali memantul.
Meskipun belum mencapai target bawah secara penuh, penurunan tersebut menunjukkan bahwa arah pergerakan harga masih sejalan dengan proyeksi yang telah disampaikan sebelumnya.
Baca Juga: Begini Cara Dr. Gema Goeyardi Prediksi IHSG Crash dengan Metode Astronacci

Ilustrasi Mercury Retrograde
(Sumber Gambar: Magnific)
Salah satu faktor penting yang paling ditekankan Dr. Gema dalam update Gold kali ini adalah fase Mercury Retrograde (MR) yang berlangsung pada 29 Juni-23 Juli 2026.
Dalam metode Time Trading Astronacci, fase ini sering kali menyebabkan market bergerak sangat volatil. Harga tidak langsung membentuk tren yang jelas, tetapi mengalami banyak fake breakout, lonjakan, dan penurunan tajam dalam waktu singkat.
Sebagai contoh, pada tiga periode Mercury Retrograde tahun 2025, Gold tercatat mampu bergerak sekitar 1.300 hingga lebih dari 2.000 pips.
Oleh karena itu, fase ini dinilai menawarkan peluang profit yang besar, tetapi juga disertai risiko yang lebih tinggi dibanding kondisi market normal.
Baca Juga: MSCI Ditunda Hingga November, Ini Prediksi IHSG untuk Semester II 2026!

Prediksi Gold & Bitcoin Juli 2026
(Sumber Gambar: YouTube Astronacci)
Meskipun secara struktur besar Gold masih berada dalam fase koreksi, Dr. Gema justru melihat peluang buy on weakness selama fase Mercury Retrograde berlangsung.
Berikut prediksi Gold selanjutnya yang perlu trader perhatikan:
Berdasarkan roadmap tersebut, Dr. Gema menyarankan trader untuk tidak mengejar harga ketika Gold sedang naik. Sebaliknya, strategi yang lebih ideal adalah menunggu harga kembali ke area support (buy on weakness) sebelum mencari peluang entry.
Selain itu, trader juga perlu tetap menerapkan manajemen risiko karena volatilitas market diperkirakan masih akan tinggi selama fase Mercury Retrograde dan menjelang NFP.
Pada analisis Bitcoin sebelumnya, Dr. Gema memprediksi bahwa harga akan membentuk bottom sebelum melanjutkan rebound.
Berikut rangkuman pergerakan harga Bitcoin sebelumnya:
Dengan tercapainya target tersebut, prediksi sebelumnya dinilai masih valid.
Baca Juga: Update IHSG Juli 2026: Peluang Naik ke 6.700 atau Turun ke 4.700?

Ilustrasi Harga Bitcoin
(Sumber Gambar: Magnific)
Setelah target rebound berhasil tercapai, Dr. Gema memberikan update roadmap Bitcoin untuk Juli 2026.
Menurutnya, Bitcoin masih berada dalam fase sideways bearish, sehingga pergerakan harga diperkirakan masih akan berkonsolidasi sebelum membentuk tren baru.
Berikut target support dan resistance yang perlu trader perhatikan:
Support:
Resistance:
Baca Juga: Tsunami Ekonomi Indonesia, Begini Cara Amankan Profit Anda!
Pergerakan Gold dan Bitcoin pada Juli 2026 diperkirakan akan lebih volatil seiring berlangsungnya fase Mercury Retrograde (MR) serta mendekati rilis Non-Farm Payroll (NFP).
Oleh karena itu, trader perlu memperhatikan area support, resistance, serta time cycle sebagai acuan sebelum mengambil keputusan trading.
Jika Anda ingin mendapatkan roadmap Gold dan Bitcoin terbaru, analisis market harian, trading plan, signal trading real time, serta rekomendasi saham, Anda dapat bergabung menjadi member A-CLUB SuperApp.
Tonton juga pembahasan selengkapnya melalui channel YouTube Astronacci.