Written by Astronacci, October 13, 2026
IHSG kembali mengalami penurunan sekitar 2.5% setelah sempat rebound pada awal Oktober 2026. Apakah koreksi ini masih akan berlanjut atau peluang rebound tetap terbuka?
Dalam analisis terbarunya, Dr. Gema Goeyardi memetakan level support, time support, dan target harga IHSG berikutnya. Baca analisis selengkapnya di sini!

IHSG Turun 2.59%
(Sumber Gambar: YouTube Astronacci)
Melalui Trading Strategy A-CLUB pada 28 September 2026, Dr. Gema memproyeksikan potensi time bottom IHSG pada 30 September atau 2 Oktober, dengan perkiraan harga di sekitar 5.980.
Kemudian pada 2 Oktober, IHSG membentuk bottom atau titik terendah di 5.973, hanya terpaut 7 poin dari proyeksi tersebut. Dan setelah itu, IHSG sempat rebound hingga sampai 3,57%.
Namun pada 12 Oktober 2026, IHSG kembali mengalami penurunan dan ditutup di 5.936,15, turun 2,59% atau 157,61 poin dari penutupan sebelumnya di 6.093,76.
Baca Juga: Target Gap 6.186 Tercapai, Begini Prediksi IHSG Oktober!
Berdasarkan analisis terbaru, Dr. Gema mengidentifikasi area 5.770-5.849 sebagai level support IHSG berikutnya. Area ini menjadi acuan untuk memantau pergerakan indeks setelah mengalami koreksi ke 5.936.
Jika IHSG mendekati area tersebut, trader perlu mencermati apakah tekanan jual berlanjut atau muncul peluang rebound sebelum menentukan strategi berikutnya.
Baca Juga: MSCI Ditunda Hingga November, Ini Prediksi IHSG untuk Semester II 2026!
Selain level harga, Dr. Gema memperkirakan 13 atau 15 Oktober 2026 sebagai periode time support untuk mengamati potensi perubahan momentum IHSG.
Dalam skenario analisisnya, peluang kenaikan diperkirakan sebesar 75%, sedangkan peluang penurunan lanjutan sebesar 25%.
Namun, perlu diperhatikan bahwa probabilitas ini bukan jaminan arah harga, sehingga pergerakan IHSG tetap perlu dipantau di sekitar periode tersebut.

Level Support & Target IHSG
(Sumber Gambar: Trading View)
Pada analisis kali ini, Dr. Gema juga memetakan beberapa target harga untuk memantau potensi pemulihan IHSG secara bertahap:
6.228 sebagai target kenaikan awal
6.586 sebagai target berikutnya
7.933 sebagai target lanjutan
8.873 sebagai proyeksi jangka lebih panjang
Level-level tersebut merupakan target dalam analisis Dr. Gema, bukan kepastian bahwa IHSG akan mencapainya secara berurutan. Pergerakan menuju target yang lebih tinggi tetap bergantung pada perkembangan harga dan keberlanjutan momentum kenaikan.
Baca Juga: Begini Cara Dr. Gema Goeyardi Prediksi IHSG Crash dengan Metode Astronacci
Dengan IHSG yang kembali mengalami koreksi, trader perlu mencermati area support, periode time support, dan target harga untuk menyusun skenario trading. Evaluasi terhadap pergerakan harga serta pengelolaan risiko juga tetap penting ketika kondisi market berubah.
Ingin mendapatkan update analisis market seperti ini? Yuk, bergabung menjadi member A-CLUB SuperApp! Dapatkan juga akses ke fitur menarik lainnya, seperti signal trading real-time, rekomendasi saham, serta konsultasi portofolio dengan analis Astronacci.
Tonton juga pembahasan selengkapnya di YouTube Astronacci.