Prediksi Time Resistance IHSG Terbukti, Ini Target Selanjutnya!

Prediksi Time Resistance IHSG Terbukti, Ini Target Selanjutnya!

Written by Astronacci, October 29, 2026

IHSG kembali melemah setelah sempat rebound di tengah kepanikan market akibat isu MSCI. Kondisi ini sesuai dengan prediksi time resistance pada 23 Oktober 2026 yang disampaikan Dr. Gema Goeyardi. 

Lalu, bagaimana proyeksi pergerakan IHSG selanjutnya dan level apa saja yang perlu diperhatikan? Baca artikel ini untuk mengetahui analisis selengkapnya!

Prediksi Time Resistance IHSG 23 Oktober Terbukti

time resistance ihsg

Prediksi Time Resistance IHSG

(Sumber Gambar: YouTube Astronacci)

Pada analisis IHSG 21 Oktober 2026, Dr. Gema mengidentifikasi 23 Oktober 2026 sebagai time resistance IHSG, yaitu periode yang berpotensi memicu pembalikan arah setelah harga menguat.

Pada 26 Oktober 2026, ia kembali mengingatkan trader melalui unggahan Instagram bahwa tanggal tersebut merupakan H+1 dari time resistance yang telah diproyeksikan, dengan 24-25 Oktober merupakan akhir pekan. 

Oleh karena itu, ia mengimbau trader yang sudah memperoleh floating profit yang cukup untuk mempertimbangkan take profit atau keluar dari posisi guna mengamankan keuntungan.

Pergerakan IHSG kemudian menunjukkan pola yang sesuai dengan proyeksi time resistance. Setelah berhenti naik pada 23 Oktober, IHSG kembali melemah dan ditutup merah pada perdagangan 26, 27, dan 28 Oktober 2026.

Baca Juga: Prediksi Time Bottom IHSG Terbukti, Potensi Rebound ke 6.232!

Analisis Level Support & Target Gap IHSG

level support dan target gap ihsg

Level Support & Target Gap IHSG

(Sumber Gambar: Magnific)

Meski IHSG kembali melemah, peluang pemulihan dalam jangka panjang tetap terbuka. Ada beberapa level teknikal yang perlu diperhatikan untuk mengantisipasi koreksi lanjutan maupun potensi rebound.

1. Level Support di 5.114

Sebelumnya, Dr. Gema mengidentifikasi 4.907 sebagai area support. Namun, berdasarkan analisis lanjutan menggunakan Fibonacci retracement, level golden ratio (0,618) berada di 5.114, yang menjadi level support untuk diperhatikan.

IHSG berpotensi menguji area tersebut sebelum kembali menguat. Respons harga di level 5.114 perlu dicermati untuk melihat apakah tekanan jual mulai mereda atau koreksi berlanjut.

2. Skenario False Break ke 4.743

Apabila koreksi berlanjut, IHSG berpotensi mengalami false break hingga 4.743, berdasarkan level Fibonacci 1,272. 

Dalam skenario ini, IHSG dapat menembus area support sebelum berbalik naik. Dr. Gema memperkirakan skenario tersebut dapat terjadi dalam 1-3 minggu jika tekanan jual masih berlanjut.

3. Target Gap di 5.804, 6.231, dan 6.585

Jika IHSG kembali menguat, target berikutnya adalah tiga area gap yang terbentuk selama periode penurunan, yaitu 5.804, 6.231, dan 6.585.  

Dengan demikian, IHSG masih menghadapi dua kemungkinan, yaitu melanjutkan koreksi menuju area support atau kembali menguat untuk mengejar target penutupan gap.

Baca Juga: Begini Cara Dr. Gema Goeyardi Prediksi IHSG Crash dengan Metode Astronacci

Prospek IHSG Jangka Panjang dari Weekly Chart 

prediksi time resistance ihsg

Ilustrasi Weekly Chart

(Sumber Gambar: Magnific)

Selain mengamati pergerakan harian (Daily), trader juga perlu memperhatikan grafik mingguan (Weekly) untuk melihat prospek IHSG dalam jangka panjang.

Pada weekly chart, candlestick tetap ditutup hijau meskipun market sempat dilanda kepanikan akibat isu MSCI. Kondisi ini menjadi salah satu indikasi yang perlu diperhatikan dalam melihat peluang pemulihan IHSG.

Indikasi lainnya terlihat dari indikator Stochastic yang mulai bergerak naik dari area oversold. Pergerakan ini dapat menjadi sinyal awal perubahan momentum, meskipun belum memastikan bahwa tren penurunan telah berakhir.

Meski menunjukkan peluang pemulihan, IHSG masih berpotensi mengalami koreksi atau membentuk candlestick merah sebelum kembali menguat.

Baca Juga: Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.775, Apa Dampaknya terhadap IHSG?

Dapatkan Analisis Market di A-CLUB!

IHSG masih berpotensi mengalami koreksi sebelum kembali menguat. Trader dapat memperhatikan area support 5.114, skenario false break ke 4.743, serta target penutupan gap di 5.804, 6.231, dan 6.585 sebagai acuan untuk memantau pergerakan IHSG selanjutnya.

Ingin mendapatkan update analisis market seperti ini? Yuk, bergabung menjadi member A-CLUB SuperApp! Dapatkan juga akses ke fitur menarik lainnya, seperti signal trading real-time, rekomendasi saham, serta konsultasi portofolio dengan analis Astronacci.

Tonton juga pembahasan selengkapnya di YouTube Astronacci.