Astronacci memahami bahwa dalam berinvestasi, begitu banyak hal yang harus dianalisa agar investor mendapatkan hasil yang maksimal. Akankah harga menunggu kita selesai melakukan research, baru bergerak? Jawabannya tentu saja TIDAK.
Dengan tingkat akurasi 70%, metode Astronacci dapat menghasilkan informasi arah tren, pergerakan harga, hingga waktu terjadinya pergerakan tersebut. Hal ini mampu diberikan, sebelum harga bergerak, sebelum moment itu berlalu dan terlambat action.
Metode Astronacci menciptakan solusi dan memberikan hasil. Kami menciptakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan, skala bisnis dan pasar tempat anda berada. Kami terus berinovasi agar semakin baik setiap tahunnya.
What you need to know:
Prediksi harga JCI ini dibuat pada Juni 2011 pada saat market IHSG melemah. Kemudian Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi mendapat tantangan langsung dari Forbes untuk memprediksi kapan IHSG akan rebound dan mencapai all-time high (ATH). Dengan metode time trading, Dr. Gema memprediksi bahwa IHSG akan mencapai ATH di level 4,100 pada 22 Juli 2011, dan hasilnya terbukti akurat.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi harga Rupiah ini dibuat pada Februari 2015, ketika kebijakan kenaikan suku bunga oleh The Fed mendorong penguatan dolar AS (USD) secara global, dan berdampak pada nilai tukar rupiah. Dengan metode time trading, arah pergerakan rupiah sepanjang 2015 diprediksi menuju area 13,080-13,180 dengan tren menguat. Dan hasilnya terbukti akurat, nilai tukar rupiah mencapai 13,200 pada 15 Juni 2015.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi market JCI ini dibuat pada November 2013, ketika market IHSG mengalami tekanan (crash) sejak awal tahun hingga Agustus. Dengan metode time trading, Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi mengidentifikasi titik bottom dan kapan fase penurunan market akan berakhir. Dan hasilnya terbukti sejalan dengan arah market, IHSG naik dan mencapai area 5,068 pada Mei 2014.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi harga saham MPPA ini dibuat pada Mei 2014 untuk mengidentifikasi potensi penguatan menuju area resistance 3,200 pada 3 Juni atau 6 Juni 2014. Hasilnya, pergerakan harga MPPA berhasil mencapai target tepat pada tanggal 3 Juni 2014, yang menunjukkan akurasi prediksi menggunakan metode time trading.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi harga emas (XAU) ini dibuat pada 11 Oktober 2013 saat gold mengalami tren penurunan. Dengan metode time trading, Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi melihat bahwa pergerakan harga emas sedang membentuk pola falling wedge yang sering menjadi sinyal reversal. Selain itu, Dr. Gema juga mengidentifikasi titik bottom pada 14 atau 16 Oktober, yang bertepatan dengan siklus Sun Square Jupiter. Dan hasilnya, harga emas benar-benar membentuk bottom pada 16 Oktober, dan setelah itu bergerak naik sesuai dengan prediksi.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis ini dibuat sebagai peringatan dini bahwa market (JCI) IHSG sedang berada dalam fase overextended dan berpotensi mengalami crash pada 27-29 Mei 2013. Hasilnya, IHSG benar-benar mulai mengalami crash pada 29 Mei 2013. yang membuktikan bahwa metode time trading dapat membantu trader mengantisipasi risiko dan melakukan exit sebelum tekanan besar.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis Eye of Future JCI Agustus 2015 ini dirilis khusus untuk member A-CLUB, dengan memberikan insight tentang potensi tanggal-tanggal reversal pada market IHSG. Dan hasilnya terbukti sesuai dengan pergerakan market aktual, sehingga memberikan keunggulan bagi member untuk mengantisipasi sejak awal. Prediksi yang akurat ini pun menarik perhatian media dan dibahas di MNC Business TV, serta memperkuat kredibilitas metode Astronacci dalam membaca timing market.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis Eye of Future JCI Februari 2016 ini dibuat oleh Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi khusus untuk member A-CLUB, dengan mengidentifikasi tanggal-tanggal reversal market IHSG. Dr. Gema memprediksi bahwa IHSG tetap melemah dan tidak akan mengalami kenaikan yang kuat sebelum tanggal 15 Februari. Hasilnya, IHSG tidak mampu menguat, dan pergerakan market aktual selaras dengan prediksi yang telah dibuat. Prediksi yang akurat ini kembali dibahas di MNC Business TV, dan sekali lagi memperkuat kredibilitas metode Astronacci.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis Eye of Future JCI ini dibuat untuk mengidentifikasi tanggal-tanggal reversal market IHSG sepanjang Februari 2017, dan dirilis khusus untuk member A-CLUB sebagai panduan memahami timing pergerakan harga. Dan hasilnya, metode Astronacci terbukti mampu digunakan untuk memproyeksikan tanggal peak dan bottom yang menjadi titik perubahan arah market, sehingga memberikan keuntungan bagi member untuk mengantisipasi sejak awal.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis Eye of Future JCI ini dibuat khusus untuk member A-CLUB, dengan mengidentifikasi tanggal-tanggal reversal market IHSG sepanjang Januari 2018. Tanggal-tanggal penting yang diproyeksikan adalah potensi peak dan bottom, serta reversal pada akhir bulan. Fokus utama adalah timing perubahan arah, bukan besar pergerakan harga. Dan hasilnya, market bergerak sesuai alur timing yang telah diproyeksikan. Hal ini menegaskan bahwa pergerakan market tidak random, tetapi mengikuti ritme waktu tertentu.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis Eye of Future JCI ini dibuat untuk mengidentifikasi pergerakan market sepanjang Maret 2019. Dengan metode Astronacci, pergerakan arah market diprediksi akan membentuk pola zig-zag naik dan turun dalam satu bulan: 13-15 Maret (peak), 20-21 Maret (bottom), 25 Maret (rebound), dan 29 Maret (bottom). Dan hasilnya, tanggal-tanggal tersebut benar-benar menjadi titik balik harga sesuai prediksi, yang menunjukkan bahwa market bergerak mengikuti siklus waktu yang sudah terbaca lebih dulu.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis Eye of Future JCI periode Maret 2020 ini dibuat untuk memprediksi akhir market crash saat Covid-19 melalui live YouTube Astronacci. Dalam analisis tersebut ditegaskan bahwa 24 Maret 2020 adalah konfirmasi akhir dari fase crash (bottom zone), dengan beberapa target harga. Hasilnya, market benar-benar membentuk bottom sesuai prediksi, dan rebound mulai terjadi pada 26 Maret 2020.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Setelah berhasil mengidentifikasi titik bottom pada 24 Maret 2020, Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi merilis analisis Eye of Future JCI (IHSG) periode April 2020 untuk memprediksi rebound pasca market crash akibat Covid-19. 7-8 April 2020 diproyeksikan sebagai area resistance dengan beberapa target harga. Dan hasilnya, market benar-benar mencapai peak pada 7 April 2020, yang menunjukkan presisi tinggi.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis Eye of Future JCI periode Mei 2022 ini dibuat ketika market IHSG berada dalam fase kenaikan yang cukup stabil. Namun, Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi melihat adanya indikasi bahwa tren ini telah mendekati fase akhir dan berpotensi mengalami koreksi signifikan. Dan hasilnya, market IHSG benar-benar mengalami pelemahan signifikan hingga -10.44% pada awal Mei 2022.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Analisis market gold ini dibuat pada September 2022 ketika harga emas sedang mengalami tren bearish. Dengan metode time trading, market gold diprediksi masih berpotensi mengalami penurunan lanjutan, dan 26 September diidentifikasi sebagai titik bottom (time support). Hasilnya, harga emas menyentuh titik terendah sesuai prediksi, kemudian mulai mengalami reversal naik pada 27 September, dan momentum berubah dari bearish ke bullish.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi JCI (IHSG) periode September 2023 ini dibuat khusus untuk member A-CLUB, dengan mengidentifikasi potensi peak reversal atau time resistance pada tanggal 5 September. Hasilnya, IHSG benar-benar membentuk turning point sesuai prediksi. Setelah mencapai area tersebut, market mulai mengalami pelemahan. Dengan begitu, member mendapatkan sinyal lebih awal sehingga bisa bersiap sebelum pergerakan besar terjadi.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi JCI (IHSG) periode September 2023 ini dibuat khusus untuk member A-CLUB, dengan mengidentifikasi potensi bottom reversal atau time support pada tanggal 11 September. Hasilnya, harga IHSG benar-benar membentuk turning point sesuai prediksi. Setelah mencapai area tersebut, market mulai mengalami kenaikan. Dengan begitu, member mendapatkan sinyal lebih awal sehingga bisa masuk saat mendekati bottom, bukan setelah harga naik jauh.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi JCI (IHSG) periode November 2023 ini dibuat khusus untuk member A-CLUB, dengan mengidentifikasi potensi bottom reversal atau time support pada tanggal 1-2 November berdasarkan plan a-b-c non ideal correction. Hasilnya turning point benar-benar terbentuk tepat pada 1 November. Setelah itu, market mulai mengalami kenaikan yang signifikan, dan terjadi reversal kuat dari fase bearish ke bullish.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi JCI (IHSG) periode Juni 2024 dirilis khusus untuk member A-CLUB, dengan mengidentifikasi adanya potensi terbentuknya bottom atau time support pada tanggal 14 atau 19 Juni 2024 berdasarkan plan a-b-c non ideal correction. Hasilnya turning point benar-benar terbentuk pada 19 Juni 2023, dan setelah itu market mulai mengalami fase rebound.
Baca analisis selengkapnya di sini!
What you need to know:
Prediksi JCI (IHSG) periode September 2024 ini dibuat khusus untuk member A-CLUB untuk, dengan mengidentifikasi potensi peak reversal atau time resistance pada tanggal 19 September berdasarkan siklus waktu planet Sun-Uranus. Hasilnya, turning point benar-benar terbentuk sesuai prediksi. Setelah itu, market mengalami penurunan sekitar -3.5% dan terjadi reversal dari fase bullish ke bearish.
Baca analisis selengkapnya di sini!