Written by Astronacci, November 03, 2026
Memasuki November 2026, IHSG masih menghadapi peluang pemulihan sekaligus risiko koreksi lanjutan setelah tekanan akibat isu MSCI.
Dr. Gema Goeyardi memproyeksikan dua skenario pergerakan IHSG, dengan target kenaikan hingga 6.585 dan potensi koreksi ke area 4.334. Baca artikel ini untuk mengetahui analisis selengkapnya!
Sebelumnya, Dr. Gema telah memberikan proyeksi time support dan time resistance IHSG:
| Tanggal Prediksi | Prediksi | Realisasi |
|---|---|---|
| 19 Oktober 2026 | Time support pada 20-21 Oktober 2026. | IHSG mengalami rebound sekitar 5,6% pada 20 Oktober. |
| 21 Oktober 2026 | Time resistance pada 23 Oktober 2026. | IHSG mencapai puncak pada 23 Oktober, kemudian melemah sekitar 5% sejak 26 Oktober. |
Pada prediksi time resistance, trader yang sudah memperoleh keuntungan diingatkan untuk mempertimbangkan take profit atau mengamankan sebagian posisi.
Baca Juga: IHSG Anjlok Usai MSCI Usulkan Status Standalone, Ini Target Selanjutnya!

Target Gap IHSG
(Sumber Gambar: YouTube Astronacci)
Dr. Gema juga menyoroti sejumlah target gap pada IHSG meliputi:
5.804 sebagai target gap terdekat
6.231 sebagai target berikutnya
6.585 sebagai target lanjutan
Gap perlu ditutup karena area tersebut merupakan ruang kosong pada grafik harga. Jika area kosong tidak terisi, kondisi ini mencerminkan kurangnya likuiditas pasar.
Baca Juga: Begini Cara Dr. Gema Goeyardi Prediksi IHSG Crash dengan Metode Astronacci

Ilustrasi Analisis IHSG
(Sumber Gambar: Magnific)
Untuk membaca peluang pergerakan IHSG pada November 2026, Dr. Gema membagi proyeksi menjadi dua skenario:
Skenario utama yang diperhatikan adalah peluang IHSG melanjutkan pemulihan dengan probabilitas sekitar 70%. Dalam skenario ini, indeks berpeluang bergerak naik menuju target penutupan gap di 5.804, kemudian 6.231 dan 6.585.
Meski demikian, kenaikan tidak harus berlangsung secara terus-menerus. IHSG masih berpotensi mengalami koreksi sementara sebelum melanjutkan penguatan.
Sementara itu, Dr. Gema tetap memperhitungkan kemungkinan skenario bearish dengan probabilitas sekitar 30%.
Salah satu area yang perlu diperhatikan adalah support IHSG di 4.947–5.050. Pada pengujian sebelumnya, area ini berhasil menahan tekanan jual dan memicu rebound karena munculnya permintaan kuat (strong demand).
Namun, jika tekanan jual kembali meningkat dan IHSG gagal mempertahankan area support tersebut, IHSG berpotensi terkoreksi lebih dalam ke area 4.334-4.468.
Baca Juga: MSCI Ditunda Hingga November, Ini Prediksi IHSG untuk Semester II 2026!
Untuk menyiapkan strategi menghadapi kedua skenario tersebut, trader dan investor perlu mengikuti perkembangan IHSG.
Ingin mendapatkan update analisis IHSG seperti ini? Yuk, bergabung menjadi member A-CLUB SuperApp! Dapatkan juga akses ke fitur menarik lainnya, seperti signal trading real-time, rekomendasi saham, serta konsultasi portofolio dengan analis Astronacci.
Tonton juga pembahasan selengkapnya di YouTube Astronacci.