Written by Astronacci, September 15, 2026
Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara menjadi perhatian trader dan investor ketika IHSG masih berada dalam fase koreksi.
Dalam analisis terbarunya, Dr. Gema Goeyardi membahas potensi koreksi IHSG, penguatan saham perbankan seperti BBRI, serta Outlook IHSG selanjutnya. Baca selengkapnya di sini!

Ilustrasi IHSG Koreksi
(Sumber Gambar: Megah)
Pada analisis IHSG sebelumnya, Dr. Gema memperingatkan bahwa IHSG berpotensi mengalami koreksi ke area 6.450-6.500, dan prediksi tersebut kemudian terealisasi.
Setelah mengalami penurunan lebih dari 3%, masih ada kemungkinan IHSG melanjutkan koreksi. Area 6.180 menjadi salah satu level yang perlu diperhatikan jika tekanan jual kembali berlanjut.
Sementara itu, penurunan tersebut juga meninggalkan gap di sekitar 6.580. Dalam jangka pendek, ada kemungkinan harga kembali bergerak naik untuk mengisi celah area tersebut sebelum menentukan arah berikutnya.
Meski begitu, Dr. Gema menilai arah utama IHSG masih berada dalam kondisi bullish. Pergerakan selanjutnya tetap perlu dilihat berdasarkan respon harga pada level-level penting yang telah diperhatikan.
Baca Juga: Roadmap IHSG dan Rupiah: Outlook September-Oktober 2026

Ilustrasi Saham Perbankan Menguat
(Sumber Gambar: Megah)
Selain IHSG, Dr. Gema juga menarik penguatan saham-saham sektor perbankan atau perbankan menjelang penutupan perdagangan. Salah satunya adalah BBRI yang sedang menunjukkan tanda-tanda penguatan setelah sebelumnya mengalami tekanan.
Menurut analisis Dr. Gema, pergerakan harga saham BBRI menunjukkan potensi pembalikan yang perlu diperhatikan. Jika penguatan berlanjut, area 3.360-3.370 menjadi salah satu level yang perlu diperhatikan, dengan area 3.380-3.420 sebagai level berikutnya.
Sementara itu, apabila kembali terkoreksi, area 3.150 menjadi support yang perlu diperhatikan. Pergerakan ini menunjukkan bahwa di tengah tekanan pada IHSG, masih ada peluang penguatan pada saham tertentu, khususnya di sektor perbankan.
Baca Juga: Kapan IHSG Berhenti Turun? Analisis Terbaru & Update Harga Saham BBRI
Sementara itu, pelantikan Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa juga menjadi perhatian.
Perubahan posisi ini dapat mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan fiskal dan pengelolaan APBN ke depan.
Dr. Gema menyoroti sejumlah kebijakan yang akan menjadi perhatian pasar di bawah Menkeu Suahasil, mulai dari pajak dan bea cukai hingga pengelolaan likuiditas.
Kebijakan tersebut penting untuk dicermati karena dapat mempengaruhi kondisi ekonomi dan sentimen pasar.
Baca Juga: MSCI Ditunda Hingga November, Ini Prediksi IHSG untuk Semester II 2026!

Pergantian Menteri Keuangan
(Sumber Gambar: YouTube Astronacci)
Setelah pergantian Menteri Keuangan, Dr. Gema tetap melihat IHSG berada dalam tren bullish, meskipun koreksi masih berpotensi terjadi.
Untuk melihat potensi perubahan arah pasar, ia menggunakan pendekatan time trading. Berdasarkan analisis, tanggal 15 dan 17 menjadi waktu yang perlu diperhatikan.
Jika reversal mulai terjadi pada tanggal 15, IHSG berpotensi bergerak sideways sebelum kembali menguat menuju tanggal 17.
Sebaliknya, jika tekanan penjualan masih berlanjut, tanggal 17 dapat menjadi waktu berikutnya untuk memastikan potensi perubahan arah.
Sementara itu, area 6.180 tetap menjadi level yang perlu diperhatikan jika tekanan jual kembali meningkat.
Baca Juga: Begini Cara Dr. Gema Goeyardi Prediksi IHSG Crash dengan Metode Astronacci
Pergerakan IHSG setelah pergantian Menteri Keuangan sangat menarik untuk observasi. Saat ini, IHSG masih berada dalam tren bullish, namun potensi koreksi lanjutan tetap perlu diperhatikan.
Dengan kondisi market yang masih dinamis, penting untuk memahami kondisi dan skenario pasar agar keputusan tidak hanya didasarkan pada ketakutan atau pergerakan harga pada saat itu.
Ingin mendapatkan analisis pasar seperti ini? Yuk, bergabung menjadi member A-CLUB SuperApp dan dapatkan akses ke berbagai fitur menarik, seperti trading plan, signal trading real-time, hingga konsultasi portofolio dengan analis Astronacci!
Tonton juga pembahasan selengkapnya di YouTube Astronacci!